Teori Media Sosial Menurut Para Ahli

Teori Media Sosial Menurut Para Ahli

Berbagai macam pengertian atau teori media sosial dapat menyebabkan banyak konotasi, dari sebuah konsep yang bisa mempersulit dengan menciptakan pemahaman yang dapat berguna untuk pedoman dalam teori ataupun penelitian. Media sosial yaitu sebuah satu media online yang memiliki kemudahan berpartisipasi, berbagi serta menciptakan isi seperti blog, jejaring sosial, wiki, forum dan juga dunia virtual untuk penggunanya. Blog, wiki, serta jejaring sosial menjadi bentuk media sosial yang umum digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia.

Teori Media Sosial Menurut Para Ahli

Ada beberapa teori media sosial yang dikemukakan oleh para ahli yang dapat anda ketahui di kangsandi.id, sehingga anda dapat menambah pengetahuan tentang arti media sosial. Berikut teori media sosial menurut para ahli, yaitu:

  1. N. Howard dan M.R. Parks (2012)

Teori media sosial menurut P.N. Howard dan M.R. Parks adalah media yang memiliki tiga bagian seperti infrastruktur infomasi, alat yang berguna untuk memproduksi, serta pembagian isi media. Isi media itu sendiri bisa berbentuk pesan – pesan pribadi, berita, gagasan serta produk – produk  budaya berbentuk digital. Selanjutnya menciptakan, menggunakan isi media dalam bentuk digital itu individu, organisasi, dan industri.

  1. Mark Hopkins (2008)

Teori media sosial menurut Mark Hopkins tahun 2008 adalah istilah yang bukan hanya mencakup bermacam platform media baru, namun mengisyaratkan dimasukkan pada sistem seperti friendfeed, facebook dan yang lainnya dan pada umumnya dianggap sebagai jejaring sosial. Idenya seperti bermacam platform media yang terdapat komponen sosial serta sebagai media untuk komunikasi public.

  1. The ABC ( 2011)

Menurut The ABC teori media sosial merupakan membungkus perangkat digital yang memungkinkan terjadinya aktivitas komunikasi serta berbagi melintasi jaringan. Media sosial yang digunakan dengan produktif  seperti pada semua lingkungan masyarakat, politik, bisnis, periklanan, media, layanan gawat darurat, serta polisi. Media sosial juga menjadi suatu kunci memprovokasi dialog, pemikiran, serta tindakan sepitar isu-isu sosial.

  1. Michael Cross (2013)

Teori media sosial menurut Michael Cross pada tahun 2013 mengartikan media sosial sebuah istilah yang menggambarkan bermacam – macam teknologi yang bermanfaat untuk mengumpulkan orang-orang ke dalam sebuah kolaborasi, saling bertukar informasi, serta berinteraksi melalui isi pesan yang menggunakan web.

  1. Caleb T. Carr dan Rebecca A. Hayes (2015)

Menurut Caleb T. Carr dan Rebecca A. Hayes tahun 2015 teori media sosial merupakan media yang berdasar internet yang dapat dimanfaatkan pengguna untuk berkesempatan, berinteraksi dan mempresentasikan diri, baik secara seketika maupun tertunda, dengan masyarakat luas ataupun tidak yang mendorong nilai dari konten generasi pengguna dan juga persepsi interaksi dengan orang lain.

  1. Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlien (2010)

Teori media sosial menurut Andreas M. Kaplan dan Michael Haenlien tahun 2010 merupakan sebuah kelompok aplikasi yang berdasar internet dan  dibangun dengan dasar –dasar ideologis web 2.0, sehingga menjadi platform dari evolusi media sosial yang memungkinkan penciptaan serta pertukaran dari konten generasi pengguna.

  1. Mike Jacka dan Peter R Scott

Teori media sosial menurut J. Mike Jacka dan Peter R Scott pada tahun 2011 yakni seperangkat teknologi penyiaran berdasar web yang bisa membuat demokratisasi konten, serta dapat memberikan individu kemampuan agar menampilkan konten dari konsumen kepada penerbit.

  1. Tracy L. Tuten dan Michael R. Solomon (2014)

Teori media sosial menurut Tracy L. Tuten dan Michael R. Solomon merupakan sarana untuk komunikasi, kolaborasi, dan juga penanaman secara online diantara jaringan orang – orang, masyarakat, serta organisasi yang saling terkait dan saling tergantung, diperkuat oleh kemampuan dan mobilitas teknologi.

  1. Varinder Taprial dan Priya Kanwar (2012)

Menurut Varinder Taprial dan Priya Kanwar teori media sosial yakni media yang digunakan oleh individu supaya menjadi sosial, ataupun menjadi sosial secara daring dengan cara berbagai isi, foto, berita, dan yang lainnya dengan orang lain.

  1. Philip Kotler dan Kevin Lane Keller (2016)

Teori media sosial menurut Philip Kotler dan Kevin Lane Keller 2016 merupakan media yang digunakan oleh konsumen dengan berdasar teks, gambar, suara, serta video informasi baik dengan orang lain ataupun perusahaan dan vice versa.

  1. Shari Veil, Tara Buehner, dan Michael J. Palenchar (2011)

Teori media sosial menurut R. Shari Veil, Tara Buehner, dan Michael J. Palenchar tahun 2011 adalah komunikasi antar manusia yang terdapat karakteristik partisipasi, terbuka, percakapan, komunitas, dan keterhubungan.

  1. Joyce Kasman Valenza (2014)

Menurut Joyce Kasman Valenza teori media sosial yakni platform internet yang memungkinkan individu agar berbagi secara segera serta berkomunikasi secara terus menerut dengan komunitasnya.

  1. McGraw Hill Dictionary

Teori media sosial menurut McGraw Hill Dictionary yaitu sarana yang digunakan oleh orang -orang guna berinteraksi satu sama lain yaitu dengan menciptakan, berbagi, serta bertukar informasi dan gagasan dalam sebuah jaringan dan komunitas.

Bagi anda yang belum mengetahui tentang teori media sosial menurut para ahli, mungkin beberapa pengertian diatas dari kangsandi.id dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anda.